Sabtu, 25 Desember 2010

Aku Ingin Coach Riedl Tersenyum

riedl,timnas,garuda,AFF
Dalam sebulan terakhir kita sebagai masyarakat Indonesia disuguhkan dengan sederetan persembahan kemenangan Timnas Merah Putih di ajang piala AFF. Sederetan kemenangan pasukan Garuda yang dikomandoi Firman Utina ini tidak terlepas dari sosok pelatih yang bernama Alfred Riedl. Coach Riedl merupakan juru kunci inspirasi kemenangan pasukan Garuda. Di dalam melakoni laga demi laga, dari laga penyisihan sampai dengan laga semifinal, pasukan Garuda belum pernah mengalami kekalahan atau mendapatkan hasil seri. Semoga hal ini sebagai pertanda bahwa pasukan Garuda bisa membawa Mahkota Juara ke negeri ini.... Amiiin. Kalo kita lihat coach Riedl dalam menjalani laga tanding dengan setiap Tim lawan, wajah coach Riedl tampak serius. Misalnya saat Indonesia mencukur Malaysia dan Laos. Aku kira wajah coach Riedl bisa berubah saat pasukan Garuda menceploskan Goaaal ke gawang lawan. Tapi ternyata tidak ! Beliau tetap memperlihatkan wajah seriusnya. Pada kedua pertandingan yang terakhir pun saat melawan Thailand dan Philipina wajah coach Riedl masih tampak serius.

Kalo kita lihat kebanyakan pelatih saat tim-nya menceploskan goal ke gawang lawan biasanya langsung mengekpresikan kegembiraan melalui raut muka. Contohnya seperti pelatih Brian Robson sampai meloncat-loncat kegirangan saat Thailand menceploskan bola ke gawang Indonesia. Diego Maradona sampai menggedong Lionel Messi saat TIMNAS Argentina memasukkan bola ke gawang lawan. Ternyata wajah serius Coach ada penyebabnya. Ternyata bukan bawaan dari lahir. Beliau sengaja tidak mengekpresikan kegembiraannya karena takut melukai hati suporter. Kenapa kok melukai ? Yach jadi ceritanya begini.... saat Coach Riedl menjadi pelatih TIMNAS Vietnam beliau pernah mengidap penyakit ginjal, sehingga harus dilakukan transplasi ginjal. Saat itu beberapa suporter vietnam mengajukan diri untuk ginjalnya dipindahkan ke pria yang pernah menangani karir kepelatihan di beberapa negara di Asia Tenggara. Sehingga semenjak itu riedl merasa berhutang budi dengan suporter.

Yach gitu dech ceritanya. Harapan saya di pertandingan final nanti Coach Riedl bisa tersenyum saat TIMNAS Merah Putih menjuarai Piala AFF besok, bravo coach riedl and bravo tuk TIMNAS(diambil dari berbagai sumber)




0 komentar:

Posting Komentar

Total Tayangan Laman

Blogger Themes