Minggu, 07 Agustus 2011

Sistem Diesel Commonrail


Sistem Diesel Commonrail atau Diesel EFI merupakan sistem yang memanfaatkan satu pompa bahan bakar bertekanan tinggi dan sebuah chamber atau rail perbaris silinder mesin yang dikontrol dengan ECU (Electrical Control Unit) serta teknologi piezzo injector sehingga dapat menghasilkan tekanan maksimum injeksinya hingga 1.800 Bar.

Pada mesin diesel, pembakaran dipicu oleh udara yang dimampatkan atau dikompresi di dalam silinder. Akibat pemampatan itu, tekanan udara menjadi sangat tinggi. Begitu juga suhunya, mencapai titik bakar solar. Karena itu, begitu solar disemprotkan ke udara itu, langsung terbakar. Dengan cara ini, mesin diesel tidak memerlukan sistem penyalaan atau percikan bunga api. Untuk mendapatkan tekanan tinggi itu, perbandingan kompresi juga harus tinggi. Untuk mesin diesel, berkisar 16 � 25: 1. Sedangkan mesin bensin 6 - 12 : 1. Perbandingan kompresi menentukan efisiensi kerja mesin. Makin tinggi perbandingan kompresi, lebih efisien sebuah mesin. Meski begitu, perbandingan kompresi tidak bisa ditentukan begitu saja. Harus juga mempertimbangkan sifat dan kualitas bahan bakar yang akan digunakan

Cara kerja common rail sama konsep hidup bersama. Dalam hal ini, semua injektor yang bertugas memasok solar langsung ke dalam mesin, menggunakan wadah atau rel yang sama dan dikontrol dengan ECU guna mendapatkan timing peng-injectian yang tepat disaat idle, akselerasi dan deselerasi. Caranya sama dengan yang digunakan pada sistem injeksi bensin. Injector ini dilewati tegangan maka akan mengubah struktur kristalnya, alhasil terjadi perubahan geometrik yang secara mekanikal dipicu oleh membukanya jarum injector. Pemakaian Piezo Injector membuat komponen jarum berkurang beratnya. Jika biasanya mencapai sekitar 16 gram, kini tak lebih dari 4 gram. Artinya walaupun piezo injector lebih kecil, namun sangat baik untuk kuantitas bahan bakar saat disemprotkan ke dalam ruang silinder. Tekanan bahan bakar dalam rel sangat tinggi. Dengan tekanan setinggi tersebut, pengabutan yang dihasilkan tentu saja semakin bagus. Pembakaran yang dihasil menjadi lebih dan kerja mesin makin efisien.

0 komentar:

Poskan Komentar

Total Tayangan Laman

Blogger Themes