Rabu, 22 Februari 2012

Tester Lamp - Test Lamp


Tester Lamp atau orang bengkel sering menyebut Test lamp biasa digunakan untuk mengecek ada tidaknya tegangan pada suatu sirkuit/rangkaian di mobil. Di bengkel, yang biasa teknisi pakai adalah dengan menggunakan lampu 12 V dengan Daya kisaran 5, 10 atau 15 Watt. Dengan melihat daya sebesar 5 Watt tersebut, bisa kita simpulkan bahwa "test lamp" tersebut menyerap arus yang lumayan besar, yaitu sekitar
I = P/V = 5 Watt/12 V = 0.41 Ampere
Apa Jenis "Test Lamp" ini bisa dipakai untuk mengecek ada tidaknya kerusakan pada mobil yang sudah menggunakan sistem EMS (Engine Management System), CMS (Chasis Management System) dan CSIT (Comfort, Safety and Information Technology). Bisa kita jawab ya atau tidak. Ya jika dipakai untuk mengecek tegangan pada aki, relay, lampu, katup elektronik atau komponen dengan arus yang besar.
Yang pasti jika dimanfaatkan untuk mengecek komponen sistem kontrol dengan arus yang kecil atau lemah, kita jawab "TIDAK", karena jika kita asal colok sana colok sini, bukan perbaikan yang didapatkan, tapi malah bisa menambah kerusakan sistem tersebut karena bisa membuat rusak komponen yang ada di dalam ECU (Electronic Control Unit).
Untuk itulah maka diperlukan alat "test lamp" baik untuk mengecek komponen dengan arus besar atau arus kecil yang tidak bisa membuat kerusakan pada sistem tersebut. Dengan memanfaatkan LED (Light Emitting Dioda) dan Resistor sebesar 1 kOhm/0.25 Watt, kita sudah bisa membuat "Test Lamp" tersebut.

Tuesday, April 03, 2012 at Malang
Nambahin foto saja dulu ya .... Belum sempat nulis lagi .... :)



bersambung ...

0 komentar:

Poskan Komentar

Total Tayangan Laman

Blogger Themes