Tampilkan postingan dengan label Tips. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tips. Tampilkan semua postingan

Minggu, 03 Juni 2012

Tips Menghemat Bahan Bakar pada Sepeda Motor

Tips Menghemat Bahan bakar Motor - Ini ada sedikit tips untuk menghemat bahan bakar pada motor, agar tidak langka BBM :)
Tips Menghemat Bahan bakar Motor
BUKA-TUTUP GAS SEIRAMA
Jangan bergaya stop and go. Tutup dan buka gas full. Tapi, mainkan irama sesuai putaran mesin. Secara teknis antara rpm dan torsi senada. Di sini dibutuhkan feeling kuat. Apalagi, pas pindah gigi. Jangan sampai telat. Rpm jangan dibiarkan tinggi, baru pindah gas. �Buka gasnya pun mesti sesuai putaran mesin. Jangan buka gas, tapi tenaga motor masih rendah,�.

Paling gampang dicoba pas turunan dan tanjakan. Di turunan nggak usah open throttle. Cara seperti itu ngasih beban berlebihan. Bahan bakar deras, tapi enggak sesuai kebutuhan ruang bakar.

KURANGI PENGGUNAAN ENGINE BRAKE (BUKAN GAK PAKE, TAPI KURANGI)
Di harian jangan disamakan dengan balap. Hapus teknik engine brake. Teknik seperti memaksa mesin berputar, tapi enggak sesuai dengan daya yang dihasilkan. Berarti bahan bakar ngocor, sementara enggak terbakar sempuran. �Paling bagus pakai rem. Mesin enggak dipaksa berputar.

HINDARI MENGEREM SAMBIL NGEGAS
Ini biasa dilakukan kaum Hawa. Enggak nyadar, rem belakang diinjak, tapi gas tetap manteng. Sekali lagi, rpm dan torsi nggak keluar maksimal. Mirip sama orang mau buang air besar, tapi ditahan. Proses pembakaran yang semestinya menghasilkan daya, tapi tertahan. Pembakaran pun jadi sia-sia.

HARAM GEBER DI LAMPU MERAH
Kebiasan bergaya. Kondisi mesin idle atau posisi gigi lagi netral, tapi gas digeber-geber. Campuran bahan bakar dan udara dari karburator masuk ke ruang bakar. Wah, di sini nih bensin akan ngocor deras, tapi terbuang percuma. Mubazir, kan. �Posisi mesin langsam bisa dianggap saat bahan bakar banyak terbakar. Ditambah lagi main geber. Pasti jadi makin boros,�

JANGAN TERLALU LAMA MEMANASKAN MESIN
Cara lama. Sebelum berangkat ngantor, sekolah, atau kuliah motor dinyalakan. Dibiarkan berlama-lama. Katanya sih supaya oli naik dan membasahi semua komponen mesin sebelum motor dijalankan. Ingat lho, posisi mesin langsam bikin bahan bakar terbuang percuma.
lama waktu buat memanaskan mesin paling pas 1 sampai 2 menit aja

Tips Menghemat Bahan Bakar pada Sepeda Motor

Tips Menghemat Bahan bakar Motor - Ini ada sedikit tips untuk menghemat bahan bakar pada motor, agar tidak langka BBM :)
Tips Menghemat Bahan bakar Motor
BUKA-TUTUP GAS SEIRAMA
Jangan bergaya stop and go. Tutup dan buka gas full. Tapi, mainkan irama sesuai putaran mesin. Secara teknis antara rpm dan torsi senada. Di sini dibutuhkan feeling kuat. Apalagi, pas pindah gigi. Jangan sampai telat. Rpm jangan dibiarkan tinggi, baru pindah gas. �Buka gasnya pun mesti sesuai putaran mesin. Jangan buka gas, tapi tenaga motor masih rendah,�.

Paling gampang dicoba pas turunan dan tanjakan. Di turunan nggak usah open throttle. Cara seperti itu ngasih beban berlebihan. Bahan bakar deras, tapi enggak sesuai kebutuhan ruang bakar.

KURANGI PENGGUNAAN ENGINE BRAKE (BUKAN GAK PAKE, TAPI KURANGI)
Di harian jangan disamakan dengan balap. Hapus teknik engine brake. Teknik seperti memaksa mesin berputar, tapi enggak sesuai dengan daya yang dihasilkan. Berarti bahan bakar ngocor, sementara enggak terbakar sempuran. �Paling bagus pakai rem. Mesin enggak dipaksa berputar.

HINDARI MENGEREM SAMBIL NGEGAS
Ini biasa dilakukan kaum Hawa. Enggak nyadar, rem belakang diinjak, tapi gas tetap manteng. Sekali lagi, rpm dan torsi nggak keluar maksimal. Mirip sama orang mau buang air besar, tapi ditahan. Proses pembakaran yang semestinya menghasilkan daya, tapi tertahan. Pembakaran pun jadi sia-sia.

HARAM GEBER DI LAMPU MERAH
Kebiasan bergaya. Kondisi mesin idle atau posisi gigi lagi netral, tapi gas digeber-geber. Campuran bahan bakar dan udara dari karburator masuk ke ruang bakar. Wah, di sini nih bensin akan ngocor deras, tapi terbuang percuma. Mubazir, kan. �Posisi mesin langsam bisa dianggap saat bahan bakar banyak terbakar. Ditambah lagi main geber. Pasti jadi makin boros,�

JANGAN TERLALU LAMA MEMANASKAN MESIN
Cara lama. Sebelum berangkat ngantor, sekolah, atau kuliah motor dinyalakan. Dibiarkan berlama-lama. Katanya sih supaya oli naik dan membasahi semua komponen mesin sebelum motor dijalankan. Ingat lho, posisi mesin langsam bikin bahan bakar terbuang percuma.
lama waktu buat memanaskan mesin paling pas 1 sampai 2 menit aja

Minggu, 13 Mei 2012

Mengapa Ban Belakang lebih sering Bocor daripada Ban Depan ?

Ban Belakang Lebih Sering Bocor Daripada Ban Depan - Banyak benda tajam, terutama yang berserakan di jalanan seperti paku atau potongan logam, lebih sering masuk ke ban belakang daripada ban depan. Hal ini dikarenakan ban depan selalu memposisikannya dengan tepat sehingga menusuk ban belakang.

Sebagai contoh kasus paku jarang masuk ke ban depan. Ketika terjatuh, sering paku akan jatuh dengan posisi bagian yang tajam mengarah ke arah asal kendaraan, karena kepala paku akan jatuh terlebih dahulu. Ketika terlindas ban depan, paku akan tegak untuk sementara waktu dengan posisi bagian runcing di atas, dan di waktu yang sama ban belakang akan melindasnya.

Hal ini diperparah ketika kondisi ban basah karena hujan, karena potongan logam agan lebih mudah menancap di permukaan karet basah daripada kering.
Ilustrasinya sebagai berikut :
Ban Belakang Lebih Sering Bocor Dari Ban Depan

Mengapa Ban Belakang lebih sering Bocor daripada Ban Depan ?

Ban Belakang Lebih Sering Bocor Daripada Ban Depan - Banyak benda tajam, terutama yang berserakan di jalanan seperti paku atau potongan logam, lebih sering masuk ke ban belakang daripada ban depan. Hal ini dikarenakan ban depan selalu memposisikannya dengan tepat sehingga menusuk ban belakang.

Sebagai contoh kasus paku jarang masuk ke ban depan. Ketika terjatuh, sering paku akan jatuh dengan posisi bagian yang tajam mengarah ke arah asal kendaraan, karena kepala paku akan jatuh terlebih dahulu. Ketika terlindas ban depan, paku akan tegak untuk sementara waktu dengan posisi bagian runcing di atas, dan di waktu yang sama ban belakang akan melindasnya.

Hal ini diperparah ketika kondisi ban basah karena hujan, karena potongan logam agan lebih mudah menancap di permukaan karet basah daripada kering.
Ilustrasinya sebagai berikut :
Ban Belakang Lebih Sering Bocor Dari Ban Depan

Jumat, 27 April 2012

Bahaya Ranjau paku yang di Modif


Bahaya Ranjau paku yang di Modif - Sekarang ini banyak cara yang dilakukan untuk mendapatkan pundi-pundi rupiah, begitupun para penebar Ranjau paku, mereka tak segan-segan menabur paku. Ranjau paku yang sering ditebar para penebar ranjau paku pun, sekarang banyak yang sudah dimodifikasi.

Mereka tidak sekadar menebar paku berukuran kecil dengan panjang sekitar 3cm. Kini mereka menebar ancaman dengan paku yang sudah dimodifikasi sendiri. Diambil dari beberapa alat kebutuhan rumah tangga seperti payung atau jari-jari pelek motor yang sudah dimodif.

Siswanto, salah satu pentolan Sapu Bersih Ranjau Paku (Saber) bilang itu ketika berlangsung Gerakan Sapu Ranjau Paku yang diadakan MOTOR Plus bersama komunitas, Sabtu 31 Maret 2012 lalu.�Kalau sudah kena ranjau paku modif ini, ban tubeless pun tidak sanggup menahannya,� ungkap Siswanto sambil menunjukkan model ranjau yang dibuat dari potongan rangka payung.

Rangka payung yang memiliki panjang sekitar 30-40cm ini dipotong kecil jadi 4-5cm. Ujungnya dibikin lebih tajam dan berfungsi menusuk ban. �Jahatnya ranjau paku ini, angin akan terus keluar,� tambah Agus juga dari Saber.

Kenapa angin ban bisa terus keluar? �Karena model rangka payung itu berbentuk U atau V. Sehingga lewat celah ini angin bisa nyelinap,� rinci Agus lagi.

Jauh lebih bahaya dari ranjau yang dibuat dari jari-jari pelek. �Lebih jahat dan akan langsung merusak ban. Saat kena lindas ban, ranjau akan akan langsung menusuk dan masuk ke dalam ban. Ketika kempis dan dipaksa terus jalan, paku akan menusuk ban dalam sehingga tidak bisa dipakai lagi,� kata Siswanto.

Paku modif rangka payung. Ban tubeless juga gak tahan

Secara lokasi, ranjau modif baru ini banyak disebar oleh �pemain� di daerah Jakarta Timur dan Jakarta Pusat. �Daerah Roxy, Cideng, juga daerah Harapan Indah, Bekasi,� urai Siswanto.

Lokasi tebaran paku konvensional biasanya sekitar 500 meter sampai 1 km dari terduga tukang tambal ban. �Dengan paku model baru ini, paling jaraknya hanya 100 meter. Karena setelah itu ban akan bocor.�

Untuk itu, Siswanto sedikit kasih tips menghindari jebakan ini. �Mengetahui jalur yang dijadikan sasaran. Lokasinya sudah diinformasikan kepolisian berdasarkan info kami.�

Setelah mengetahui lokasi, atur kecepatan kendaraan. Kalau bisa, upayakan motor digeber tidak lebih 30 km/jam. �Kecepatan lebih dari itu, tusukan paku akan lebih mudah masuk ke dalam lubang,� urai Siswanto.

Biasanya tebaran paku bisa mencapai puluhan dalam satu kawasan. Perhatikan jalan dan jika ada tebaran ranjau biasanya akan terlihat lewat bantuan cahaya matahari. Repotnya, penebar juga lebih pintar dengan mengecat atau dibakar sehingga pantulan paku jadi samar.


Lokasi favorit para penebar ranjau paku

�Jakarta Barat

1. Jalan S. Parman dari Rumah Sakit Harapan Kita arah lampu merah Slipi (Termasuk Fly Over Slipi).
2. Dari lampu merah Slipi ke arah Tomang.


�Jakarta Selatan

1. Fly Over Permata Hijau ke arah Pondok Indah (Depan Masjid Istiqomah).
2. Dari William Mobil ke arah lampu merah Kostrad.
3. Jalan Prof. Satrio (Dari Mal Ambassador ke arah Jalan Casablanca).
4. Terowongan Casablanca (ke arah Mal Ambassador).


�Jakarta Timur

1. Jalan TB. Simatupang (Terutama dekat Fly Over Lenteng Agung dan ke arah Pasar Minggu).
2. Dari Menara Saidah ke arah perempatan Kuningan.
3. Jalan MT. Haryono (Terutama perempatan Patung Pancoran dan Fly Over Pancoran).


�Jakarta Pusat

1. Jalan Gatot Subroto hingga ke perempatan lampu merah Kuningan dan arah sebaliknya.
2. Jalan Majapahit (Dari Tanah Abang menuju Harmoni).
3. Jalan Gatot Subroto dari depan Bank Mandiri sebelum Polda sampai Semanggi, terutama malam hari.

Untuk menghindari bahaya yang diakibatkan ranjau paku, kepolisian mengimbau agar warga lebih berhati-hati dalam berkendara. Selain itu, berikut tips yang disarankan oleh aparat untuk menghindari ranjau paku:

� Jangan melintas di kiri jalan, ambil jalur agak ke tengah, karena paku�paku biasanya disebarkan di kiri jalur jalan.
� Jangan pernah melindas barang-barang yang kelihatannya sepele, seperti bungkus rokok, koran, kantung plastik atau korek api, sebab kemungkinan di dalamnya ada paku.

Sumber

Bahaya Ranjau paku yang di Modif


Bahaya Ranjau paku yang di Modif - Sekarang ini banyak cara yang dilakukan untuk mendapatkan pundi-pundi rupiah, begitupun para penebar Ranjau paku, mereka tak segan-segan menabur paku. Ranjau paku yang sering ditebar para penebar ranjau paku pun, sekarang banyak yang sudah dimodifikasi.

Mereka tidak sekadar menebar paku berukuran kecil dengan panjang sekitar 3cm. Kini mereka menebar ancaman dengan paku yang sudah dimodifikasi sendiri. Diambil dari beberapa alat kebutuhan rumah tangga seperti payung atau jari-jari pelek motor yang sudah dimodif.

Siswanto, salah satu pentolan Sapu Bersih Ranjau Paku (Saber) bilang itu ketika berlangsung Gerakan Sapu Ranjau Paku yang diadakan MOTOR Plus bersama komunitas, Sabtu 31 Maret 2012 lalu.�Kalau sudah kena ranjau paku modif ini, ban tubeless pun tidak sanggup menahannya,� ungkap Siswanto sambil menunjukkan model ranjau yang dibuat dari potongan rangka payung.

Rangka payung yang memiliki panjang sekitar 30-40cm ini dipotong kecil jadi 4-5cm. Ujungnya dibikin lebih tajam dan berfungsi menusuk ban. �Jahatnya ranjau paku ini, angin akan terus keluar,� tambah Agus juga dari Saber.

Kenapa angin ban bisa terus keluar? �Karena model rangka payung itu berbentuk U atau V. Sehingga lewat celah ini angin bisa nyelinap,� rinci Agus lagi.

Jauh lebih bahaya dari ranjau yang dibuat dari jari-jari pelek. �Lebih jahat dan akan langsung merusak ban. Saat kena lindas ban, ranjau akan akan langsung menusuk dan masuk ke dalam ban. Ketika kempis dan dipaksa terus jalan, paku akan menusuk ban dalam sehingga tidak bisa dipakai lagi,� kata Siswanto.

Paku modif rangka payung. Ban tubeless juga gak tahan

Secara lokasi, ranjau modif baru ini banyak disebar oleh �pemain� di daerah Jakarta Timur dan Jakarta Pusat. �Daerah Roxy, Cideng, juga daerah Harapan Indah, Bekasi,� urai Siswanto.

Lokasi tebaran paku konvensional biasanya sekitar 500 meter sampai 1 km dari terduga tukang tambal ban. �Dengan paku model baru ini, paling jaraknya hanya 100 meter. Karena setelah itu ban akan bocor.�

Untuk itu, Siswanto sedikit kasih tips menghindari jebakan ini. �Mengetahui jalur yang dijadikan sasaran. Lokasinya sudah diinformasikan kepolisian berdasarkan info kami.�

Setelah mengetahui lokasi, atur kecepatan kendaraan. Kalau bisa, upayakan motor digeber tidak lebih 30 km/jam. �Kecepatan lebih dari itu, tusukan paku akan lebih mudah masuk ke dalam lubang,� urai Siswanto.

Biasanya tebaran paku bisa mencapai puluhan dalam satu kawasan. Perhatikan jalan dan jika ada tebaran ranjau biasanya akan terlihat lewat bantuan cahaya matahari. Repotnya, penebar juga lebih pintar dengan mengecat atau dibakar sehingga pantulan paku jadi samar.


Lokasi favorit para penebar ranjau paku

�Jakarta Barat

1. Jalan S. Parman dari Rumah Sakit Harapan Kita arah lampu merah Slipi (Termasuk Fly Over Slipi).
2. Dari lampu merah Slipi ke arah Tomang.


�Jakarta Selatan

1. Fly Over Permata Hijau ke arah Pondok Indah (Depan Masjid Istiqomah).
2. Dari William Mobil ke arah lampu merah Kostrad.
3. Jalan Prof. Satrio (Dari Mal Ambassador ke arah Jalan Casablanca).
4. Terowongan Casablanca (ke arah Mal Ambassador).


�Jakarta Timur

1. Jalan TB. Simatupang (Terutama dekat Fly Over Lenteng Agung dan ke arah Pasar Minggu).
2. Dari Menara Saidah ke arah perempatan Kuningan.
3. Jalan MT. Haryono (Terutama perempatan Patung Pancoran dan Fly Over Pancoran).


�Jakarta Pusat

1. Jalan Gatot Subroto hingga ke perempatan lampu merah Kuningan dan arah sebaliknya.
2. Jalan Majapahit (Dari Tanah Abang menuju Harmoni).
3. Jalan Gatot Subroto dari depan Bank Mandiri sebelum Polda sampai Semanggi, terutama malam hari.

Untuk menghindari bahaya yang diakibatkan ranjau paku, kepolisian mengimbau agar warga lebih berhati-hati dalam berkendara. Selain itu, berikut tips yang disarankan oleh aparat untuk menghindari ranjau paku:

� Jangan melintas di kiri jalan, ambil jalur agak ke tengah, karena paku�paku biasanya disebarkan di kiri jalur jalan.
� Jangan pernah melindas barang-barang yang kelihatannya sepele, seperti bungkus rokok, koran, kantung plastik atau korek api, sebab kemungkinan di dalamnya ada paku.

Sumber

Rabu, 21 September 2011

Tips Mengemudi di Jalan Basah

Jalan yang basah bisa menyebabkan tergelincir, dan hydroplaning, yang semuanya dapat menyebabkan kerusakan kendaraan, kecelakaan, dan bahkan kematian. Meskipun tidak mungkin untuk sepenuhnya menghilangkan resiko berkendara di jalan basah, sangatlah mungkin untuk mengurangi faktor-faktor yang menyebabkan kecelakaan.

Berikut adalah beberapa metode untuk mengurangi risiko tersebut.
Kecepatan. Pastikan bahwa Anda tidak menyetir terlalu cepat untuk kondisi. Jangan drive lebih cepat dari yang Anda merasa nyaman dan jika Anda merasa perlu, melambat. Saat mengemudi di malam hari, disarankan untuk tidak berlari lebih cepat dari lampu di depan. Ini harus memberi lebih banyak waktu untuk bereaksi jika Anda melihat kendaraan lain di depan mencoba untuk berhenti tiba-tiba atau jika Anda melihat sesuatu di jalan yang perlu dihindari. Jika memungkinkan, hindari mencoba untuk melewati kendaraan lain. Pastikan bahwa tekanan udara pada ban tepat, seperti yang direkomendasikan oleh produsen. Lakukan ini dengan memeriksa tekanan ban Anda secara teratur.
Wiper. Pastikan wiper mobil Anda dalam keadaan baik. Jika motornya tidak bekerja, maka Anda perlu untuk mendapatkannya tetap. Juga, pastikan bahwa Anda memeriksa kondisi bilah wiper sendiri. Jika mereka sudah tua dan rapuh, retak, atau rusak dengan cara apapun, maka mereka harus diganti pada kesempatan pertama yang tersedia. Jika Anda tidak mengubahnya,  Ketika mengikuti kendaraan lain, tetap berada pada lintasan ban trek yang ditinggalkan oleh kendaraan di depan Anda. Anda akan mendapatkan traksi yang lebih baik. Jauhkan minimal delapan detik antara Anda dan kendaraan depan. Hindari mengikuti setiap truk besar karena mereka biasanya  dalam kondisi basah sulit dalam pengereman.
Rem. Ketika kebutuhan untuk rem, menghindari menginjak pedal rem.  Jika Anda memiliki sistem pengereman anti penguncian (ABS) pada kendaraan Anda, hindari memompa rem Anda. Itulah gunanya ABS, dan jika Anda mencoba melakukannya sendiri maka Anda mengurangi efektivitasnya.


 Untuk INFO lain :

Total Tayangan Halaman

Blogger Themes