Tampilkan postingan dengan label sasis. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label sasis. Tampilkan semua postingan

Rabu, 25 Juli 2012

differential



POROS DIFERENSIAL

diferensial adalah perangkat, biasanya tetapi tidak harus menggunakan roda gigi, yang mampu mentransmisikan torsi dan rotasi melalui tiga poros, hampir selalu digunakan dalam salah satu dari dua cara. Dalam satu cara, ia menerima satu input dan menyediakan dua output; ini ditemukan dalam mobil yang paling. Dengan cara yang lain, menggabungkan dua masukan untuk menciptakan sebuah output yang jumlah, perbedaan, atau rata-rata, dari input.

Dalam mobil dan kendaraan roda lainnya, diferensial memungkinkan masing-masing mengemudi roadwheels untuk memutar pada kecepatan yang berbeda, sedangkan untuk kendaraan yang paling memasok torsi sama dengan masing-masing. [ 1 ]Dalam aplikasi otomotif, perumahan diferensial bahasa sehari-hari kadang-kadang disebut labu "" sebagai perumahan diferensial biasanya m

Tujuan


Sebuah kendaraan roda memutar pada kecepatan yang berbeda, terutama ketika sudut balik. diferensial ini dirancang untuk mendorong sepasang roda dengan torsi yang sama, sementara memungkinkan mereka untuk memutar pada kecepatan yang berbeda. Dalam kendaraan tanpa diferensial, seperti kart , baik roda mengemudi dipaksa untuk memutar pada kecepatan yang sama, biasanya pada umum as roda didorong oleh mekanisme rantai-drive sederhana. Ketika menikung, roda batin perlu menempuh jarak lebih pendek dari roda luar, sehingga dengan diferensial tidak, hasilnya adalah roda dalam pemintalan dan / atau menyeret roda luar, dan ini menyebabkan sulit diprediksi dan penanganan sulit, kerusakan ban dan jalan, dan regangan pada (atau kegagalan kemungkinan) seluruh drivetrain .

Senin, 23 Juli 2012

Teknologi Electric Power Steering(EPS)


Teknologi Electric Power Steering(EPS) dibuat untuk mengerti kita. Pada EPS, mekanisme hidraulis berganti menjadi gerakan dinamo yang mengandalkan arus listrik.

STEERING COLOUMN


Steering column terbagi menjadi 2 jenis, diantaranya: Collapsible dan Non-collapsible. Dewasa ini seluruh kendaraan berpenumpang dan sebagian besar kendaraan niaga sudah mengaplikasikan Collapsible Steering. Pada mobil – mobil jaman dahulu, baik tipe rack  and pinion maupun tipe recirculating ball penempatannya berada didepan axle. Tetapi dewasa ini penempatan rack diletakkan dibelakang axle dengan tujuan apabila terjadi tabrakan frontal, benturan akan menyerap axle shaft terlebih dahulu baru setelah itu rack shaft. Hal ini bertujuan agar efek benturan ke pengemudi dapat diminimalisir.
  • COLLAPSIBLE 
Tipe Collapsible adalah tipe dimana saat mobil terjadi tumbukan secara frontal maka secara otomatis steer akan langsung bereaksi agar tubuh pengemudi tidak langsung mengena roda kemudi. Sehingga keselamatan jiwa sang pengemudi dapat lebih terjamin. Tipe Collapsible juga memiliki beberapa jenis, diantaranya: Mesh type, Ball type, Solid silicone rubber sealed type.
·          
    • Mesh type. Pada tipe ini mempunyai struktur mata jaring dan main shaft-nya terdiri dari bagian atas dan bawah yang disambung dengan plastik pin dan column bracketnya terdapat kapsul. Sehingga apabila terjadi tumbukan yang keras, yang apabila gearbox steering mendapat tekanan yang kuat, maka plastik pin pada main shaft akan hancur sehingga main shaft bagian atas akan turun kebawah agar bersentuhan dengan main shaft bagian bawah. Alhasil benturan antara tubuh pengemudi dengan roda kemudi dapat dieliminir dengan baik.
    • Ball type: Pada tipe kali ini, column steeringnya terdiri dari bagian atas dan bawah yang disambung ball bearing. Serta main shaft bagian atas dan bawah yang sengaja dipisah akan disambungkan dengan plastik pin. Apabila terjadi benturan yang keras yang membuat gear box steering mendapat tekanan yang kuat maka plastik pin akan akan hancur dan membuat tenaga akibat  benturan akan diserap oleh bola bearing yang dipasang antara lower tube dan upper tube.
    • Solid silicone rubber sealed type: Main shaft tetap terdiri dari dua bagian atas dan bawah yang disambung dengan plastik pin. Pada bagian dalam bawah main shaft di isi dengan silicon rubber dan bracketnya dipasangkan caster wedge. Sehingga saat roda kemudi mendapat tumbukan frontal yang kuat, maka bracket akan segera runtuh dan main shaft akan segera menyusut. Dengan menurunnya main shaft maka silicone rubber akan keluar melalui lubang orifice main yoke dalam rupa tepung..

Total Tayangan Halaman

Blogger Themes