Selasa, 26 Juni 2012

Kesulitan Belajar


KESULITAN BELAJAR

PENGERTIAN:
BURTON ( 1952 ) mengidentifikasi bahwa seseorang siswa dapat dianggap mengalami kesulitan belajar jika yang bersangkutan mengalami kegagalan tertentu dalam mencapai tujuan-tujuan belajarnya.

Kegagalan belajar didefinisikan oleh burton sebagai berikut :

1. Siswa dikatakan gagal apabila dalam batas waktu tertentu yang bersangkutan tidak mencapai ukuran tingkat keberhasilan.

2. Siswa dikatakan gagal apabila yang bersangkutan tidak dapat mencapai prestasi yang semestinya.

3. Siswa dikatakan gagal apabila yang bersangkutan tidak dapat mencapai tingkat penguasaan ( level of mastery ) yang diperlukan sebagai prasyarat bagi kelanjutan pada tingkat pelajaran berikut.

Faktor-Faktor Penyebab Kesulitan Belajar:
Kesulitan belajar terjadi karena faktor variabel-variabel yang berpengaruh atas berlangsungnya proses belajar mengajar. Variabel yang mempengaruhi proses belajar adalah (Loree,1970 ):
1.      Stimulus atau Learning variable.
2.      Organism Variable.
3.      Response Variable

1)      Learning Variable       :
a.       Faktor pengalaman belajar antara lain mengenai  :
1.    Faktor Metode
2.    Faktor Tugas
b.      Faktor lingkungan  yang menyangkut iklim belajar

2)      Organismic Variable   :
a.       Karakteristik Pebelajar
b.      Proses Mediasi

3)      Response Variable      :
a.       Tujuan-tujuan kognitif
b.      Tujuan-tujuan afektif
c.       Tujuan-tujuan pola-pola bertindak

Faktor-faktor dalam diri siswa antara lain :
1.      Kelemahan fisik
2.      Kelemahan-kelemahan mental
3.      Kelemahan-kelemahan emosional
4.      kelemahan-kelemahan yang disebabkan oleh kebiasaan yang salah.
5. Tidak memiliki keterampilan dan pengetahuan dasar yang di butuhkan.

Faktor-faktor dari luar siswa antara lain:
a.       Kurikulum yang seragam.
b.      Beban belajar mengajar yang terlalu berat .
c.       Populasi siswa yang terlalu besar dalam kelas.
d.      Terlalu banyak terlibat dalam kegiatan ekstrakurikuler.

Berikut contoh kesulitan belajar     :
1)      DISLEKSIA
            Gejala dari kesulitan membaca ini adalah kemampuan membaca anak berada dibawah kemampuan yang seharusnya dengan mempertimbangkan tingkat intelegensi, usia dan pendidikan.
            ciri-ciri anak yang mengalami disleksia adalah          :
1.      Tidak dapat mengucapakanirama kata-kata secara benar dan proposional.
2.      Kesulitan dalam mengurutkan huruf-huruf dalam kata.
3.      Sulit menyuarakan fonem (Satuan Bunyi) dan memadukannya menjadi sebuah kata.
4.      Sulit mengeja secara benar
5.      Sulit mengeja kata atau suku kata dengan benar.

2)      Cerebal Palsy
            keadaan dimana terjadi kelainan otak yang sifatnya menetap. Gejala-gejala dapat berupa:
1.      Gangguan perkembangan motorik
2.      Gangguan kognisi


Berdasarkan data di atas dapat disimpulkan bahwa kasus kesulitan belajar tidak semata-mata bersumber dari kelemahan siswa secara individual. Faktor yang memungkinkan terjadi hal ini dapat berupa kualifiksi guru yang tidak memadai, sistem belajar yang digunakan. Sarana prasarana sekolah yang kurang, atau bahkan sistem penilaian yang merugikan siswa.


0 komentar:

Poskan Komentar

Total Tayangan Laman

Blogger Themes