Minggu, 18 Maret 2012

Arus listrik AC dan DC


Pengertian Listrik
Arus listik merupakan suatu muatan kistrik yang mengalir dengan melalui konduktor ( penghantar ), kuat arus listri dinamakan Ampere. Cara untuk mengukur dan mengetahui berapa kuat arus listrik yang melalui penghantar adalah dengan  menggunakan amperemeter Dan sifat sifat dari arus listrik dapat dikelompokan menjadi beberapa bagian, diantaranya adalah :
1.      Arah arus berlawanan dengan arah electron.
2.      Arus mengalir dari potensial yang tinggi menuju potensial yang rendah.
3.      Arah arus searah dengan arah muatan positif.
4.      Dalam suatu kawat penghantar, arus ditimbulkan oleh elektron-elektron bebas yang bergerak.
Hasil pengukuran kekuatan arus listrik bisa dinyatakan dengan menggunakan persamaan :
Dimana :
I = kuat arus listrik
T = waktu
Q = muatan yang mengalir

  • DC (=Direct Current)
Arus listrik searah dikenal dengan singkatan DC (=Direct Current). Arus ini diberi simbul �=�Sesuai dengan namanya listrik arus searah itu mengalir ke satu jurusan saja dalam kawat penghantar, yaitu dari kutub positip (+) ke kutub negatip (-). Sumber arus listrik searah : Baterai,
Accu, Dinamo arus searah

  • AC (=AlternatingCurrent)
Arus listrik bolak-balik biasa dikenal dengan singkatan AC (=Alternating Current). Arus ini diberi symbol  Sesuai dengan namanya listrik bolak balik mengalir kedua arah dalam kawat penghantar, yaitu dari positip (+) ke negatip (-) dan juga dari negatip (-) ke positip (+). Arus listrik ini dalam 1 detik mengalami pertukaran 50-60 kali. Perubahan sebanyak sekian kali dalam 1 detik dinamakan Frekuensi. Sumber arus listrik bolak-balik, ialah : Dinamo Arus bolak-balik, Jaringan listrik PLN.

0 komentar:

Poskan Komentar

Total Tayangan Laman

Blogger Themes