Selasa, 27 Maret 2012

Perpanjang Umur Baterai Laptop



Baterai laptop adalah salah satu perangkat keras wajib bagi laptop. Ia seperti jantung pada manusia, yang berfungsi sebagai sumber tegangan yang men-suply tegangan pada semua bagian perangkat keras yang tersedia pada laptop. Namun, baterai berbeda dengan perangkat keras yang lainnya. Ia harus di beri perhatian khusus agar memiliki umur yang lebih lama. Perlakuan yang salah terhadap baterai akan memperpendek umur baterai dan itu membuat biaya penggantian komponen bertambah. Peribahasa "menjaga lebih baik dari pada mengobati" berlaku terhadap baterai. Dibawah ini beberapa hal yang harus diperhatikan agar umur baterai laptop lebih lama dan lebih awet.

1. Jangan Kosongkan Tegangan Baterai
Hindari mengosongkan baterai terlalu sering karena hal tersebut akan memperpendek umur baterai. Namun jika anda lupa dan atau hanya terjadi sesekali saja baterai laptop sampai dengan kosong, hal tersebut tidaklah langsung akan merusak baterai. Karena kerusakan baterai terjadi karena efek kumulatif (penjumlahan kesalahan) dalam memperlakukan baterai. Pada sistem operasi modern, perangkat lunak indikator baterai sudah terintegrasi didalamnya, jika indikator menunjukan jumlah tegangan sedikit, maka segera lakukan pengisian ulang (charge) baterai hingga penuh. Laptop generasi baru sudah dirancang untuk mati sendiri ketika tegangan baterai hampir mendekati habis. Sedangkan para vendor laptop generasi baru biasanya menyertakan perangkat lunak untuk perawatan baterei, maka gunakanlah perangkat lunak tersebut untuk merawat baterai.


2. Hindarkan Baterai dari Suhu Berlebihan
Panas yang berlebihan akan mengurangi umur baterei secara keseluruhan. Ketika anda menggunakan laptop, pastikan ventilasi tidak terhalang benda-benda disekitarnya, baik itu ventilasi udara pada laptop maupun ventilasi pada ruangan tempat anda menggunakan laptop. Jangan sesekali menaruh laptop diatas permukaan lunak, misal bantal atau kain, terutama laptop yang memiliki ventilasi menghadap ke arah bawah. Lakukan perawatan berkala pada bagian ventilasi dengan membersihkannya dari benda-benda yang menghalangi aliran udara, baik itu debu maupun benda-benda kecil lainnya. Jika anda merasa tidak memahami cara melakukan perawatan ventilasi udara pada laptop, belilah alat khusus yang digunakan untuk membersihkan laptop dan ventilasi laptop. Pastikan laptop dalam keadaan mati pada saat membersihkan ventilasi dan hindari laptop terpapar sinar matahari secara langsung baik pada saat digunakan atau saat dilakukan perawatan.


3. Istirahatkan Baterai
Jika anda berencana menggunakan laptop dalam waktu lama dan akan menggunakan sumber tegangan listrik secara terus menerus, sebaiknya lepas baterai, jika tidak ingin bolak balik isi ulang baterai. Bolak balik pengisian dan pengosongan baterai akan mempercepat efek kumulatif yang akhirnya akan merusak baterei. Jika berencana melepas dan menyimpan baterai, harus diperhatikan bahwa baterai dalam keadaan terisi tegangan (tidak boleh kosong). Simpanlah baterai pada suhu ruangan dan dalam tempat yang kering. Jangan pula membiarkan baterai tidak di gunakan dalam jangka waktu lama karena ada proses pengosongan tegangan baterai melalui media udara saat baterai tersebut disimpan dan akhirnya kapasitas tegangan baterai menjadi kosong. Sesekali gunakan baterai tersebut agar tidak kehilangan tegangan.
Pastikan untuk mematikan laptop padaa saat akan melepas baterei. Matikan terlebih dahulu baik melalui shutdown atau hibernate, setelah laptop benar-benar dalam keadaan mati, lepaslah baterai dari laptop. Jika kita melepas baterai dalam keadaan laptop hidup baik mode standby maupun sleep maka itu akan merusak perangkat keras laptop.


4. Redupkan Cahaya Layar
Redupkan intensitas cahaya layar pada saat kita menggunakan laptop dalam jangka waktu cukup lama. Layar yang terang akan sangat menguras baterai, untuk itu aturlah intensitas cahaya dengan mengatur brightness layar laptop anda hingga pada level redup namun tetap nyaman untuk digunakan. Selain itu layar yang terlalu terang juga akan menguras energi anda hingga membuat mata cepat lelah.


5. Matikan Perangkat Keras yang Tidak Dibutuhkan
Terkadang kita menganggap sepele perangkat keras yang terpasang pada laptop namun tidak digunakan, seperti WiFi, Bluetooth, Flashdisk dan lain sebagainya. Padahal perangkat keras yang menganggur justru akan menambah konsumsi daya baterai dan akan mempercepat pengosongan kapasitas baterai. Cabutlah perangkat keras yang menganggur agar beban baterai menjadi lebih ringan dan efek kumulatif bisa di perlambat.


6. Hindari Pekerjaan Multitasking
Multitasking dapat diartikan dengan menjalankan aplikasi real-time yang dilaksanakan secara bersamaan. Jika kita bekerja dengan laptop dan mengandalkan sumber tegangan hanya dari baterai, maka hindari pekerjaan multitasking. Tutuplah aplikasi-aplikasi yang tidak kita perlukan, karena semakin banyak aplikasi yang digunakan maka semakin berat kerja perangkat keras, hal ini tentunya akan mengingkatkan konsumsi daya baterai.


7. Hindari Multimedia
Nah bagian ini sering tidak diperhatikan oleh para pemilik laptop. Kadang kita asyik menonton video, mendengarkan musik, dengan mengandalkan baterai untuk menghidupkan laptop. Padahal ketika kita menggunakan laptop untuk hal-hal yang berhubungan dengan multimedia, ini justru akan menguras daya baterai. Akan lebih bijak jika kita menggunakan perangkat portable untuk sekedar mendengarkan musik, atau menyalin data video ke flashdisk untuk menontonnya melalui perangkat keras pemutar video yang sekarang semakin hari semakin murah, atau salin ke hardisk komputer desktop dan tontonlah pada komputer desktop.


8. Kenali Kapan Harus Mode Sleep dan Hibernate
Anda harus memahami kapan waktunya untuk menghemat daya baterai laptop dengan menentukan mode siaga (standby) atau mode tidur (sleep), dan kapan kita harus melakukan hibernasi (hibernate) pada laptop. Mode siaga (standby) biasanya terjadi secara otomatis pada beberapa laptop ketika pengguna meninggalkan laptop beberapa saat dan kemudian kembali untuk menggunakannya. Sedangkan mode tidur (sleep) dilakukan apabila kita ingin meninggalkan laptop dalam waktu cukup lama tanpa harus keluar dari aplikasi yang digunakan, pada mode ini baterai masih tetap dikonsumsi. Sedangkan hibernasi (hibernate) digunakan apabila kita ingin meninggalkan laptop dalam jangka waktu lama dan tidak ingin menutup pekerjan serta keluar dari aplikasi, namun pada mode ini laptop benar-benar dalam keadaan mati. Namun ketika memiliki mode hibernasi biasanya laptop membutuhkan waktu lebih lama untuk mati dan hidup, hal ini karena semua pekerjaan yang sedang dilakukan baik oleh perangkat keras maupun perangkat lunak akan di simpan ke dalam hardisk. Sistem operasi Windows Vista dan Windows 7 mempunyai kemampuan hibernasi yang lebih baik dari pada Windows XP.


Demikian beberapa tips untuk memperpanjang umur baterai laptop, namun bukan berarti baterai laptop tidak akan rusak, karena ada proses kumulatif pengisian dan pengosongan baterai yang tetap akan mempengaruhi kinerja baterai.
Terima kasih untuk ide dan gambar:
1. PC World : Long Live Your Laptop Battery!
2. Microsoft Windows : Conserving Battery Power
3. Microsoft Windows : Sleep and Hibernation
4. Gambar diambil dengan bantuan Google Gambar tanpa memperhatikan copyright

0 komentar:

Poskan Komentar

Total Tayangan Laman

Blogger Themes