Selasa, 10 Juli 2012

Ini Ceritaku di Tempat Kerjaku Yang Baru, Gimana Cerita Lho?

Alhamdulillah sekarang kehidupanku sedikit berubah, sebelumnya aq nganggur bingung ndak karuan... Sekarang aq udah dapat pekerjaan yang bisa menambah pundi tabungan2ku di bank. Dulu kerjaan q hanya di kos, makan dan balik ke kos lagi.... serasa hidup ini hanya 2 dinding aja. Tapi sekarang aku pantas bersyukur kepada-Nya karena sungguh banyak sekali kenikmatan yang diberikan kepadaku. 


Ini adalah ceritaku, tepat tanggal 9 April 2012 jam  08.00 WIB adalah hari pertamaku saat masuk kerja di CV Sidodadi Catering. Yach sekarang aq bekerja di perusahan Catering di bagian web Admin. Walaupun kata orang bekerja di katering terkesan nggak "macho" dibanding pekerjaan di bank, PNS atau  yang lainnya. Tapi aku merasa enjoy dengan pekerjaan ini.......Sekedar entermezo, aq pernah mendengar pesan dari seorang sales yang bunyinya seperti ini "Apapun pekerjaannya kalo dilakuakan dengan enjoy, maka pekerjaan itu terasa gampang dan mudah". Menurutku bekerja disini itu gampang, selain itu aku masih bisa mengurusi bisnis onlineku dan amanah-amanahku yang lain. Aku memohon kepada Allah, agar diriku bisa tetep betah dalam pekerjaaan ini insya Allah untuk 1 tahun ke depan.   

Ada 1 hal menarik saat aq bekerja,aq mengenal satu sosok wanita yang unik asal GK. Inisial namanya RMA  ("ini bukan Real Madrid lho "). Nggak tahu kenapa aq terkesan pada dirinya. Walaupun pekerjaannya di dapur sebagai pembantu juru masak dan admin yang ngurusin masalah keuangan. Tapi aq tetep salut padanya. Setelah diriku berkenalan dengan diriya. Katanya Habis lulus SMEA, dia sudah mulai bekerja. Itu dilakukan untuk memenuhi kebutuhan keluarganya. Disaat orang tidur dia bekerja memasak bersama ibu-ibu yang lain. Hal itu membuat diriku seperti ada rasa suka dengannya.  RMA adalah wanita jawa yang manis. Setiap aq bertemu dengannya aq jadi bingung mau ngomong apa dengannnya. "Kayak cerita pengarang yang kehabisan kosakata". Dibalik rasa suka kepada dirinya. Ada satu hal yang aq sayangkan. Sayang dia belum berjilbab. Itu yang membuat diriku mengambil jarak dengannnya. Semoga dia dapat hidayah untuk mengurungkan kepalanya dengan selembar kain yang bernama jilbab. Begitulah Ceritaku di Tempat Kerjaku Yang Baru, Gimana Cerita Lho?


0 komentar:

Poskan Komentar

Total Tayangan Laman

Blogger Themes