Rabu, 18 Juli 2012

Sistem Pelumasan Mesin Diesel


Sistem Pelumasan pada mesin diesel pada dasarnya sama dengan mesin bensin. Mesin diesel lebih banyak nmenghasilkan karbon daripada mesin bensin selama pembakaran, jadi memerlukan oil filter yang dirancang khusus. Sistem pelumasan mesin diesel dilengkapi dengan pendingin oli (oil cooler) untuk mendinginkan minyak pelumas karena temperatur kerjanya tinggi dan bagian-bagian yang berputar juga kerjanya lebih berat daripada mesin bensin.
Penting
Mesin diesel membutuhkan minyak pelumas yang jenisnya berbeda dengan minyak pelumas mesin bensin, akan tetapi ada juga beberapa jenis menyak pelumas yang dapat digunakan untuk mesin diesel. Pastikan bahwa minyak pelumas yang akan digunakan tepat. Apabila minyak pelumas mesin bensin digunakan pada mesin diesel, mesin akan cepat aus dan rusak.
SARINGAN OLI
Mesin bensin pada umumnya menggunakan saringan full flow type single elemen. Sedangkan mesin diesel menggunakan filter dua elemen yang terdiri dari elemen aliran penuh dan elemen by pass. Elemen filter aliran penuh ditempatkan antara olim pump dan mesin, elemen filter by-pass ditempatkan antara oli pump dengan oil pan dari mesin.
Elemen aliran penuh menyaring kotoran-kotoran yang mempengaruhi kerja bagian-bagian mesin yang berputar dan elemen by pass menyaring lumpur dan kerak karbon yang tercampur jadi satu didalam minyak pelumas. Kedua elemen ini mengalirkan minyak pelumas yang sangat bersih untuk melumasi bagian-bagian mesin.

0 komentar:

Poskan Komentar

Total Tayangan Laman

Blogger Themes