Selasa, 24 Juli 2012

Ban seimbang (balanced)


WHEEL BALANCE
Ban dikatakan seimbang (balanced) apabila berat ban didistribusikan secara merata ke sekeliling axle. Ban yang tidak balance berpengaruh terhadap kenyamanan, keausan ban, bearings, shocks abshorber dan komponen lainnya. Jika kendaraan mengalami getaran yang tergantung dari kecepatan, dan bertambah cepat getarannya begitu kecepatan kendaraan bertambah, maka kemungkinan ada kaitannya dengan faktor balance. Kemungkinan lain penyebab getaran adalah ban atau posisi ban yang kurang sempuna. Problem tersebut terjadi apabila ban mempunyai hight spot (noda/gompal), apalagi bila hight spot tersebut sudah banyak di sana-sini. Sehingga memperbesar lompatan ban atau ban mengalami run-out.
Pada kecepatan tinggi, apabila wheel assembly tidak balance, (disc wheel plus ban ), dapat mengakibatkan getaran yang kemudian terasa getarannya pada bodi kendaraan melalui komponen suspensi, yang menggangu kenyamanan pengemudi dan penumpang.
Oleh karena itulah, perlu sekali untuk melakukan balancing (disebut dengan wheel balancing) pada wheel assemblies untuk menghilangkan getaran tersebut.
> Problem : Salah satu sisi ban mengalami cacat berbentuk tonjolan seperti bisul.
Penyebab: Terjadi benturan pada tapak ban, shoulder atau dinding samping ban. Kawat pelindung yang ada pada ban putus akibat tabrakan tersebut sehingga membentuk tonjolan ke luar.
- Jika mobil melewati jalan yang berlubang.
- Jika ban menabrak sisi pembatas jalan atau rintangan lainnya.
Pencegahan: - Jika ada benjolan di jalan, sebisa mungkin dihindari, jika tidak bisa dihindari maka lewati secara perlahan.
- Selalu periksa tekanan ban sehingga sesuai dengan spesifikasinya.
> Problem : susah mengontrol akselerasi, berhenti pada jalan yang sangat basah.
Cause ada saat melewati jalan yang basah, dikarenakan adanya tahanan terhadap air, maka ban akan mengalami selip di air. Inilah yang disebut dengan "Hydro Planning". Penomena tersebut menyebabkan mobil sudah untuk dikontrol sehingga akselerasi dan pengereman juga sudah dilakukan. Penomena ini semakin terasa bila genangan air juga lebih dalam, tekanan angin kurang, dan alur ban sudah gundul.
Pencegahan :
Pertahankan terus tekanan angin : Semakin banyak tekanan angin ban, maka tekanan ground juga semakin besar. Untuk itu tambahkan sedikit tekanan angin sekitar 3~4psi, apabila melaju di jalan raya.
Ban aus : Hydro Planning akan lebih terasa apabila ban sudah aus. Jangan gunakan ban yang tingkat keausannya lebih dari 1.6mm.
Pola kembang dan kecepatan kendaraan : Ban dengan arah yang sama dengan laju kendaraan mempunyai kapasitas pengeringan yang lebih baik. Dan hindarilah jalan yang tergenang air ketika melaju dengan kecepatan tinggi.
>Problem : salah satu sisi tapak ban aus.
Penyebab : wheel alignment tidak benar, ban sudah lama tidak diganti, axle miring, tekanan angin kurang, kebanyakan beban.
Pencegahan :
- Setel wheel alignment.
- Ganti lokasi ban.
- Perbaiki problem mekanis
- Jaga tekanan angin ban, jangan telalu banyak beban.

0 komentar:

Poskan Komentar

Total Tayangan Laman

Blogger Themes