Rabu, 18 Juli 2012

Pemanas bahan bakar diesel


Bagian-bagian Pemanas bahan bakar diesel
Didalam bahan bakar diesel terdapat lilin yang tidak larut pada bahan bakar, dimana akan membeku pada saat  udara mendekati nol derajat hal ini akan menyumbat filter bahan bakar. Untuk mengatasi hal seperti ini ditambahkan pemanas bahan bakar. Bagian utama pemanas bahan bakar terdiri dari elemen pemanas dan vacuum switch.
1. Vacuum Switch
Vacuum switch dipasangkan pada bagian atas fuel filtrt untuk menghindari perbedaan tekanan bahan bakar dibagian inlet dan outlet pada fuel filter. Bila perbedaan tekanannya lebih besar dari ketentuan, magnet akan bergerak ke arah bagian outlet dan menghubungkan reed switch. Ini mengakibatkan arus listrik mengalir melalui elemen pemanas bahan bakar.
2. Elemen pemanas bahan bakar
Elemen pemanas dipasangkan didalam fuel filter housing, memenaskan housing yang selajutnya bahan bakar mengalir melalui housing. Elemen ini dibuat dari bahan keramik yang tahanannya dapat naik tajam apabila temperaturnya naik. Oleh karena itu, elemen itu sendiri dapat digunakan sebagai kontrol temperatur yang dapat menghentikan arus listrik bila temperaturnya telah mencapai batas tertentu. Cara ini kerjanya lebih aman dari pada dengan elemen pemanas konvensional.
Cara Kerja
Pada saat temperatur rendah, lilin yang terkandung dalam bahan bakar akan memadat sebagian dan menyumbat filter. Hal ini akan menyebabkan terjadinya perbedaan tekanan inlet dan outlet. Bila perbedaan ini mencapai 150mHg, vacuum switch akan on dan mengalir arus listrik melalui elemen pemanas bahan bakar. Ini akan mencairkan lilin agar tidak menyumbat filter. Bila perbedaan tekanan turun dibawah 120mHg, maka vacuum switch off menghentikan aliran listrik ke elemen pemanas bahan bakar.

0 komentar:

Poskan Komentar

Total Tayangan Laman

Blogger Themes